Mesin harus bisa diperintah
Ada relay yang harus ditutup, motor yang harus muter, sensor yang harus dibaca. Vendor software nggak nyentuh bagian ini.
Controller IoT · Aplikasi pelanggan · QRIS
Kami pasang controller IoT di mesin Anda, bikin aplikasi yang dibuka pelanggan lewat browser ponsel, lalu menyambungkan pembayaran QRIS ke perangkatnya. Satu tim ngerjain ketiganya. Satu aturan yang bikin beda: kode pembayaran baru terbit setelah mesin dipastikan siap.
Ngobrol awal gratis. Kami mulai dengan pertanyaan soal mesin Anda.
Tiga baris pertama itu pemeriksaan yang jalan sebelum kode QRIS terbit. Kalau salah satunya gagal, pelanggan nggak pernah sampai ke layar pembayaran, dan Anda nggak perlu ngurus refund.
Masalahnya
Maunya sederhana: mesin jalan sendiri, pelanggan layani diri sendiri, uang masuk otomatis. Yang bikin macet justru sambungan di antara ketiganya, dan nggak ada vendor yang merasa itu bagiannya.
Ada relay yang harus ditutup, motor yang harus muter, sensor yang harus dibaca. Vendor software nggak nyentuh bagian ini.
Pelanggan berdiri sendirian di depan mesin jam sebelas malam. Satu layar yang bikin bingung sama saja dengan satu transaksi yang batal.
QR statis yang ditempel di badan mesin cuma nerima uang. Dia nggak tahu pesanannya apa, nggak tahu mesinnya siap, dan nggak bisa nyuruh mesin kerja.
Vendor software nggak bisa nyentuh hardware-nya. Vendor mesin nggak bikin aplikasi. Penyedia pembayaran berhenti di transaksinya. Selama ini Anda yang menjahit ketiganya. Devpay ngambil alih pekerjaan jahit-menjahit itu.
Cara kerjanya
Urutannya yang menentukan mesin ini bisa Anda tinggal atau nggak.
Katalog kebuka di layar kiosk atau di browser ponsel mereka sendiri. Nggak perlu install aplikasi, nggak perlu bikin akun, nggak perlu diajari siapa pun.
Bahan tersedia, perangkat merespons, nggak ada status error. Kalau satu saja gagal, alurnya berhenti di sini, sebelum pelanggan keluar uang.
Kodenya dibuat untuk satu transaksi dengan nominal yang sudah pasti, jadi nggak ada lagi cocok-cocokin mutasi manual belakangan. Pelanggan bayar pakai aplikasi bank atau e-wallet yang sudah ada di ponselnya.
Begitu konfirmasi pembayaran masuk, controller ngasih perintah ke perangkat. Pelanggan terima pesanannya dalam hitungan detik. Anda lihat transaksinya di dashboard, dari mana pun.
Kegagalan kami cegat sebelum pelanggan bayar. Cara umum di lapangan: tempel QR di mesin, berharap lancar, lalu balikin dana setelah pelanggan telanjur kecewa. Di lokasi tanpa penjaga, pelanggan yang uangnya nyangkut nggak punya siapa pun buat diajak ngomong, dan dia nggak balik lagi. Devpay membalik urutannya.
Devpay memfasilitasi pembayaran QRIS memakai payment gateway resmi berizin Bank Indonesia sebagai pemroses transaksi. Devpay bukan payment gateway dan bukan pemegang izin sistem pembayaran. Yang kami bangun adalah integrasinya ke mesin.
Yang Anda dapatkan
Hardware-nya kami rancang, buat, dan pasang sendiri, sama seperti software-nya. Kalau ada yang macet, Anda cukup hubungi satu nomor.
Controller IoT yang dirancang buat mesin Anda, lalu dipasang di lokasi sama tim kami.
Kebuka lewat layar kiosk atau browser ponsel di lokasi. Nggak ada yang perlu di-install, jadi nggak ada pelanggan yang batal gara-gara males download.
Satu-satunya bagian yang Anda pegang tiap hari: lihat usaha jalan tanpa harus datang ke lokasi.
Untuk pemilik usaha
Anda pemilik usaha, bukan developer. Nggak ada API yang perlu Anda pasang, dokumentasi yang perlu Anda baca, atau orang IT yang perlu Anda rekrut. Cerita saja soal mesin dan usaha Anda pakai bahasa sehari-hari. Nerjemahin itu jadi rancangan teknis, itu kerjaan kami.
Semuanya bisa Anda jawab tanpa satu pun istilah teknis.
Enam pekerjaan, satu tim, satu pihak yang bertanggung jawab.
Nggak ada rapat tiga vendor. Anda nggak perlu jadi penengah vendor mesin, vendor software, dan penyedia pembayaran yang saling nunggu pas ada yang macet. Pelanggan Anda juga nggak perlu diajari: cukup layar kiosk atau browser ponsel, tanpa install aplikasi dan tanpa daftar.
Kesesuaian teknis
Daftar ini kemungkinan penerapan berdasarkan kesesuaian teknis. Ini bukan daftar klien dan bukan daftar instalasi yang sudah jalan.
Mesin Anda nggak ada di daftar ini? Justru itu yang paling seru buat kami dengar. Pertanyaannya selalu sama: perangkatnya bisa dikendalikan secara elektronik atau nggak. Kami jawab lewat cek kelayakan, sebelum ngomongin biaya.
Cara proyek dimulai
Devpay dikerjakan per proyek, bukan paket langganan yang bisa Anda daftar sendiri. Kami mulai dari yang paling murah buat Anda: mastiin mesinnya layak.
Anda cerita, kami nilai apakah mesin itu bisa dikendalikan dan alurnya masuk akal. Kalau nggak layak, kami bilang dari awal.
Angkanya ngikutin jenis mesin, jumlah unit, dan alur yang Anda mau. Anda lihat cakupan kerjanya sebelum memutuskan.
Kami bikin controller, pasang di lokasi, sambungin aplikasi dan pembayaran, lalu operasikan sistemnya.
Pertanyaan
Enam pertanyaan yang muncul di hampir tiap obrolan pertama. Jawabannya di sini, jadi Anda nggak perlu nunggu jadwal buat tahu.
Langkah berikutnya
Anda nggak perlu nyiapin spesifikasi teknis. Cerita saja mesin apa yang mau dijalankan, lokasinya di mana, dan alur pelanggan yang Anda bayangkan. Kami yang nerjemahin, lalu ngecek kelayakannya sebelum ngomongin ruang lingkup dan biaya.
Devpay adalah lini layanan PT Hardtmann Mekatroniske Indonesia, perusahaan mekatronika, software, dan IoT. Ketiga lapisan tadi bisa ditangani satu pihak karena keahliannya sudah ada di dalam tim. Yang kami jual bukan pembayarannya. Pembayaran itu komoditas. Yang kami jual: kemampuan nyambungin pembayaran ke mesin fisik yang beneran jalan.